
Siapa yang tidak kenal facebook. Sebuah situs jejaring sosial yang kini sangat populer. Tidak hanya di Indonesia tetapi sudah merambah ke seluruh dunia. Kepopulerannya pun mengalahkan friendster dan twitter. Indonesia sendiri tercatat sebagai salah satu negara dengan jumlah pengguna facebook terbesar di dunia.
Namun, kini muncul kabar yang kurang mengenakkan bagi seorang facebooker. Beberapa ulama di Indonesia memutuskan untuk mengharamkan penggunaan facebook. Namun yang membuat saya merasa geli adalah pengharaman facebook ini mempunyai syarat tertentu. Jika memang benar facebook itu haram, mengapa masih memerlukan syarat. Saya pun merasa tergelitik untuk menanggapinya. Berikut beberapa alasan pengharaman facebook yang saya kutip dari JawaPos,yaitu:Opini saya,"Jodoh itu ditangan tuhan, kita tidak tahu kapan kita akan bertemu dengan jodoh kita. Kita bisa bertemu dengan jodoh kita di mall, kampus, tempat parkir, bahkan di facebook sekalipun."
Opini saya,"Facebook bukanlah sebuah acara gosip layaknya acara infotainment di tv. Sebab, banyak orang yang menggunakan facebook untuk berdiskusi menanggapi suatu hal atau permasalahan dan berusaha mencari solusi yang terbaik. Bukankan hal ini lebih bermanfaat daripada kita menonton acara infotainment yang jelas-jelas sebuah acara gosip?"
Opini saya,"Facebook adalah situs pertemanan untuk menjalin silaturahmi, bukan sebuah situs porno yang bisa mengundang nafsu syahwat kita. Selain itu, orang akan merasa malu bila membicarakan hal-hal yang berbau porno dengan orang yang baru dikenalnya. Apalagi sampai menyimpan dan memposting video porno di facebooknya. Kecuali orang tersebut memang tidak punya malu!"
Sekarang coba anda fikirkan, "Benarkah sebuah situs yang ditujukan untuk menambah dan menjalin silaturahmi dengan teman maupun keluarga itu haram?". Menurut saya facebook tidaklah seburuk itu. Masih banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari facebook. Mungkin akan lebih bijak bila kita tidak memvonis bahwa facebook itu haram.
Wednesday, July 7, 2010
mengapa facebok itu haram
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment